Misdinar Se-Paroki St. Theresia Tangeb Ikuti Lomba Cerdas Cermat Rohani dalam Rangka Yubileum 75 Tahun Gereja Stasi St. Maria Assumpta Cemagi
Cemagi — Dalam semangat iman, persaudaraan, dan sukacita Yubileum, para misdinar se-Paroki St. Theresia Tangeb mengikuti kegiatan Lomba Cerdas Cermat Rohani Misdinar yang diselenggarakan dalam rangka Yubileum 75 Tahun Gereja Stasi St. Maria Assumpta Cemagi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, dengan mengangkat tema:
“Membangun Imanku, Merajut Persatuan.”
Tema ini menjadi pesan utama yang sangat indah bagi seluruh peserta dan umat. Melalui kegiatan ini, anak-anak dan remaja misdinar tidak hanya diajak untuk berkompetisi, tetapi juga untuk semakin mengenal iman Katolik, mencintai pelayanan altar, serta membangun persaudaraan sebagai satu keluarga besar Paroki St. Theresia Tangeb.
Lomba yang Membangun Iman dan Pengetahuan Rohani
Lomba Cerdas Cermat Rohani Misdinar menjadi salah satu kegiatan yang sangat bermakna dalam rangkaian Yubileum 75 Tahun Gereja Stasi St. Maria Assumpta Cemagi. Kegiatan ini memberi ruang bagi para misdinar untuk mengasah pengetahuan iman, Kitab Suci, liturgi, tata perayaan Ekaristi, serta berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan di altar.
Sebagai pelayan altar, misdinar memiliki peran penting dalam membantu kelancaran perayaan liturgi. Karena itu, pembinaan bagi misdinar tidak hanya dilakukan melalui latihan tugas, tetapi juga melalui kegiatan yang mendidik, menyenangkan, dan membangun semangat pelayanan.
Melalui lomba ini, para misdinar diajak untuk memahami bahwa melayani Tuhan bukan hanya soal hadir di altar, tetapi juga soal mengenal iman dengan lebih dalam, mencintai Gereja, serta bertumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, disiplin, dan bertanggung jawab.
Se-Paroki, Satu Semangat Persaudaraan
Kegiatan ini mempertemukan para misdinar dari wilayah Paroki St. Theresia Tangeb. Suasana kebersamaan tampak menjadi warna utama dalam kegiatan tersebut. Para peserta hadir bukan hanya sebagai wakil dari kelompok atau stasi masing-masing, tetapi sebagai bagian dari satu keluarga besar Gereja.
Dalam suasana lomba, tentu ada semangat untuk menjawab dengan tepat dan menjadi yang terbaik. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal, saling mendukung, dan membangun persaudaraan antar-anak dan remaja misdinar.
Inilah nilai penting dari kegiatan gerejani: kompetisi menjadi sarana pembinaan, bukan sekadar ajang mencari pemenang. Yang paling utama adalah bagaimana para peserta semakin mencintai iman Katolik, semakin bangga menjadi misdinar, dan semakin berani terlibat dalam kehidupan menggereja.
Yubileum 75 Tahun: Bersyukur atas Perjalanan Iman
Lomba Cerdas Cermat Rohani Misdinar ini menjadi bagian dari ungkapan syukur atas perjalanan panjang Gereja Stasi St. Maria Assumpta Cemagi yang merayakan Yubileum 75 Tahun.
Yubileum bukan hanya perayaan usia. Yubileum adalah saat untuk mengenang penyertaan Tuhan, mensyukuri karya iman para pendahulu, dan meneguhkan langkah bersama menuju masa depan Gereja yang semakin hidup.
Dalam perjalanan 75 tahun, Gereja Stasi St. Maria Assumpta Cemagi tentu telah menjadi tempat banyak umat bertumbuh dalam iman, menerima sakramen, berdoa, melayani, dan membangun persekutuan. Karena itu, perayaan Yubileum ini menjadi momen yang istimewa, bukan hanya bagi umat Cemagi, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Paroki St. Theresia Tangeb.
Misdinar sebagai Harapan Gereja
Kehadiran para misdinar dalam kegiatan ini menjadi tanda harapan bagi Gereja. Mereka adalah anak-anak dan remaja yang sejak dini belajar untuk dekat dengan altar, dekat dengan Ekaristi, dan dekat dengan kehidupan Gereja.
Misdinar bukan sekadar petugas kecil di sekitar altar. Mereka adalah bagian dari wajah Gereja masa depan. Melalui pelayanan, mereka belajar tentang ketekunan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan iman yang hidup.
Karena itu, kegiatan seperti Lomba Cerdas Cermat Rohani Misdinar sangat penting untuk terus didukung. Dari kegiatan sederhana seperti ini, dapat lahir semangat baru dalam diri anak-anak dan remaja untuk semakin mencintai Tuhan dan Gereja.
Membangun Imanku, Merajut Persatuan
Tema “Membangun Imanku, Merajut Persatuan” terasa sangat tepat untuk menggambarkan makna kegiatan ini.
Iman perlu terus dibangun. Iman anak-anak dan remaja perlu dipupuk dengan cara yang dekat dengan dunia mereka. Melalui lomba, tanya jawab, kebersamaan, dan pengalaman bertemu teman-teman se-Paroki, iman itu dapat bertumbuh dengan cara yang menyenangkan.
Pada saat yang sama, kegiatan ini juga merajut persatuan. Para peserta belajar bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Mereka adalah bagian dari Gereja yang lebih besar. Mereka memiliki teman seperjalanan dalam iman. Mereka bertumbuh bersama sebagai anak-anak Allah.
Sukacita bagi Keluarga Besar Kristus Raja Abianbase
Bagi keluarga besar Gereja Katolik Stasi Kristus Raja Abianbase, kegiatan ini juga menjadi sukacita bersama. Sebagai bagian dari Paroki St. Theresia Tangeb, setiap kegiatan se-Paroki menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarumat dan antarstasi.
Kegiatan ini mengingatkan bahwa pembinaan anak-anak dan remaja merupakan tanggung jawab bersama. Mereka perlu didampingi, diberi ruang, dan diajak untuk terlibat dalam kehidupan Gereja sejak dini.
Semoga melalui kegiatan ini, semangat para misdinar semakin tumbuh. Semoga mereka semakin mencintai tugas pelayanan altar, semakin mengenal iman Katolik, dan semakin berani menjadi pribadi yang membawa sukacita dalam Gereja dan masyarakat.
Proficiat dan Terima Kasih
Proficiat kepada seluruh peserta Lomba Cerdas Cermat Rohani Misdinar se-Paroki St. Theresia Tangeb. Terima kasih kepada panitia, pendamping misdinar, orang tua, para pembina, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Semoga perayaan Yubileum 75 Tahun Gereja Stasi St. Maria Assumpta Cemagi menjadi berkat bagi seluruh umat. Semoga semangat “Membangun Imanku, Merajut Persatuan” terus hidup dalam hati setiap umat, terutama anak-anak dan remaja misdinar yang menjadi harapan Gereja masa depan.
Misdinar bertumbuh dalam iman, melayani dengan sukacita, dan berjalan bersama dalam persatuan.


















Comments are closed