KEGIATAN & WARNA SARI














PETUGAS PIKET SOSIAL BULAN AGUSTUS 2015

Piket Pelayanan Sosial Ekonomi Agustus 2015 adalah lingkungan St. Fransiskus Xaverius dengan petugas: Ibu Meso 5719353.





LINGKUNGAN


Selama masa prapaskah, umat katolik diajak mempersiapkan iman menyambut kebangkitan Sang Juru Selamat berikut ini adalah kegiatan yang diadakan di lingkungan



LINGKUNGAN WAKTU KEGIATAN TEMPAT
       
1. St. Andreas      
       
2. St. Fransiskus Xaverius    
       
3. St. Lukas      
       
4. St. Maria      
       
5 .Mgr. Sugiyopranoto      
       
6. St. Yusup      
       
7 .St. Veronika      
       
8. St. Yohanes      
       
9. St. Thomas     .
       
10,J.K. Darmoyuwono      
       
       
       
       
       

Dimohon kehadiran seluruh warga Lingkungan dan membawa Rosario



KOOR LANSIA

Koor Lansia membuka pendaftaran anggota koor. Pendaftaran dapat melalui para pelatih : Ibu Maria Margaretha Sri Marani Soejarto (0812.9883931) dan Ibu Regina Amekae (0852.17936955) setelah misa.




DAFTAR PETUGAS LITURGI








AGENDA RAPAT & PERTEMUAN / KEGIATAN





PDKK
Akan mengadakan persekutuan doa pada hari Senin, 10 Agustus 2015 pk. 19.00 di babies room. Pewarta : Maria Christine Dewi Riri dari Paroki Pasar Minggu.




SEKSI & KATEGORIAL


LANSIA
Lansia akan memulai kegiatan senam gembira setiap hari Sabtu pk. 06.00 kecuali hari hujan.

BAPTIS BAYI
Jadwal Baptis Bayi akan diadakan pada hari Sabtu, 12 September 2015. Formulir pendaftaran dapat diambil di sekretariat paroki. Persyaratan : Surat Nikah Orangtua di Gereja, Fotocopy: KK Gereja, Surat Baptis dari Walibaptis dan Akte Lahir Anak.


UCAPAN TERIMA KASIH
Puji Syukur kehadirat Allah atas berkatnya kepada Ibu kami, Consolata Wowor Pauner yang telah menjalani operasi dan perawatan di RS St. Carolus. Selain itu, juga atas terlaksananya operasi dari Bapak RJ. Sunardi di RS AL Mintoharjo. Berkenaan dengan hal ini, perkenankan kami menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Romo Rudy Hartono, Romo Sulistiadi, Dewan Paroki, Pengurus dan keluarga besar Lingkungan St. Lukas & Lingkungan Darmoyuwono, WKRI cabang Kristus Raja, Lansia, Monica, Ibu Liana, Ibu drg. Dewi, pengurus PSE, serta umat terkasih yang tak dapat kami sebutkan satu persatu, atas doa dan perhatiannya. Semoga Allah membalas budi baik Romo/Ibu/Bapak sekalian.
(Keluarga J. Birowo – Wowor).


SEKSI LITURGI
Akan mengadakan Rapat seksi liturgi pada hari Kamis, 13 Agustus 2015 pk. 19.15 di Babies Room, dengan agenda: evaluasi kegiatan Juli 2015 & rencana kegiatan Agustus 2015. Diharapkan kehadiran romo rekan-rekan pengurus liturgi paroki dan lingkungan, koordinator masing-masing sub sie liturgi. Pengumuman ini dianggap sebagai undangan.


PWK ST. MONIKA

1. Dalam rangka ulang tahun PWK St. Monika cabang Paroki Kristus Raja yang ke-27 pada tanggal 19 September 2015, pengurus mengajak anggota untuk merayakan ulang tahun tersebut di Cibubur bersama dengan RD V. Rudy Hartono. Pendaftaran mulai tgl. 9 Agustus s/d 6 September, melalui Ibu Toni Abraham (08170977955 / 5737120) dan Ibu Suyudi (5749755) atau setiap selesai MIsa Sabtu dan Minggu. Biaya sebesar Rp. 100.000,- Pertemuan ini diisi dengan acara yang menarik, diawali dengan Misa Syukur, gerak dan lagu, dan lain-lain. Daftarkan segera, jangan sampai terlambat.

2. Selama bulan Agustus kegiatan meditasi PWK St. Monika ditiadakan dan akan dilaksanakan kembali pada Sabtu I bulan September, tgl. 5 September 2015 pkl. 07.00 – 09.30 di Kapel Gereja Kristus Raja, Pejompongan



WARNA SARI

PENDAFTARAN ANGGOTA BARU MISDINAR

Putra-Putri Altar St. Tarsisius Gereja Kristus Raja Pejompongan membuka pendaftaran anggota baru dengan syarat usia minimal telah menerima Komuni Pertama dan maksimal kelas 2 SMA. Formulir pendaftaran dapat diambil di Babies Room setelah misa selesai. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Anastasia: 085774444135


SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA
Sabtu 15 Agustus umat Katolik merayakan peristiwan iman “Maria diangkat ke Surga”. Kita diajak Gereja untuk merenungkan perbuatan besar yang dikerjakan Allah bagi Maria, Bunda Kristus dan Bunda seluruh umat beriman. Kita percaya bahwa Maria telah dipilih Allah sejak awal mula untuk menjadi Bunda PuteraNya, Yesus Kristus. Untuk itu Allah menghindarkannya dari noda dosa asal dan mengangkatnya jauh di atas para malaikat dan orang kudus. Gereja percaya bahwa Allah mengangkat Maria ke surga dengan jiwa dan badan, karena peranannya yang luar biasa dalam karya penyelamatan dan penebusan Kristus. Kebenaran iman ini dimaklumkan sebagai dogma dalam Konstitusi Apostolik Munificentissimus Deus oleh Sri Paus Pius XII (1939-1958) pada tanggal 1 November 1950. Maklumat ini dapat dipandang sebagai ‘mahkota’ perkembangan devosi dan teologi seputar masalah ini.

Dogma ini sama sekali tidak menentukan apa-apa sehubungan dengan kematian Maria. Tidak diketahui secara pasti apakah Perawan terberkati ini meninggal, tetapi kalau pun toh terjadi, kematiannya tentu tidak disertai dengan ketakutan dan penderitaan sebagaimana biasanya dialami manusia, bahkan sebaliknya diliputi ketentraman dan kegembiraan sebagai suatu perpindahan dari dunia ke dalam keabadian. Dogma ini pada hakekatnya bertumpu pada iman umat sejak dahulu kala, bukannya pada satu teks Alkitab tertentu.

Dalam Konstitusi Apostolik itu, Sri Paus menyatakan: “Kami memaklumkan, menyatakan dan menentukannya sebagai suatu dogma wahyu ilahi: bahwa Bunda Allah yang Tak Bernoda, Perawan Maria telah menyelesaikan hidupnya didunia ini, diangkat dengan badan dan jiwa ke dalam kemuliaan surga”. Di antara 1849-1950, Vatikan dikirimi banyak sekali permohonan dari segala penjuru dunia agar kepercayaan akan Maria Diangkat ke surga diumumkan secara resmi sebagai dogma. Pada tanggal 1 Mei 1946, Paus Pius XII (1939-1958) mengirim kepada para uskup sedunia Ensiklik Deiparae Virginis; di dalamnya Paus menanyakan para uskup sedunia sejauh manakah mereka setuju agar dogma itu benar-benar dimaklumkan. Jawaban para uskup hampir senada, yaitu positif.

Paus bertitik tolak dari persatuan mesra Maria dengan Yesus, Puteranya, khususnya semasa Yesus masih kecil. Persatuan ini diyakini sebagai tidak mungkin tidak diteruskan selama-lamanya; tak mungkin Maria yang melahirkan Yesus dapat terpisah dari Yesus secara fisik. Selaku Puteranya, Yesus tentu menghormati ibuNya, bukan hanya BapaNya. Tanda-tanda pertama ibadat kepada Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, ditemukan para ahli di kota Yerusalem dalam masa awal Gereja Kristen. Pesta Maria Diangkat ke Surga sudah populer sekali di kalangan Gereja Timur pada abad ke VIII.

Konsili Vatikan II bicara juga tentang Dogma Maria Diangkat ke Surga. Konsili mengatakan: “Akhirnya, sesudah menyelesaikan jalan kehidupannya yang fana, Perawan Tak Tercela, yang senantiasa kebal terhadap semua noda dosa asal, diangkat ke kejayaan surgawi dengan badan dan jiwanya” (LG No.59). Dalam Lumen Gentium Nomor 68 tertulis: “Bunda Yesus telah dimuliakan di surga dengan badan dan jiwa, dan menjadi citra serta awal penyempurnaan Gereja di masa datang. Begitu pula dalam dunia ini-sampai tiba hari Tuhan (bdk. 2Ptr 3:10)-, ia bersinar gemilang sebagai tanda harapan yang pasti dan tanda hiburan bagi umat Allah yang sedang berziarah”.

Yesus yang sungguh Allah dan sungguh Manusia sekarang bertahkta di surga sebagai Raja kepadaNya telah diserahkan seluruh kekuasaan di surga dan di dunia. Dan Maria, ibuNya menyertai Dia dengan setia dalam seluruh karyaNya di tengah-tengah manusia kini bertahkta juga di surga sebagai Ratu Surgawi, yang mendoakan kita dihadapan PuteraNya dan menolong kita dalam semua kedudukan kita. Di dalam Yesus dan Maria, keluhuran martabat manusia tampak dengan cermelang. Kecermelangan martabat manusia itu bukan terutama karena keangungan manusia di antara ciptaan lainnya melainkan terutama karena karya Penebusan Yesus Kristus, Putera Maria, dan persatuan mesra denganNya.

Pengangkatan Maria ke Surga dengan badan dan jiwanya menunjukkan juga kepada kita betapa tingginya nilai tubuh manusia dihadapan Allah karena Penebusan Yesus Kristus dan perastuan erat mesra denganNya. Oleh penebusan dan persatuan ini, tubuh kita tidak sehina tubuh hewan karena sudah dikuduskan oleh Kristus. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita menghormati tubuh kita dan tubuh oranglain. Sehubungan dengan itu, biasanya kita berdoa: “Bunda Maria yang tak bernoda, murnikanlah badanku dan sucikanlah jiwaku!”

(www.imankatolik.or.id)



AYO SEKOLAH

TERTARIK MENJADI PENYANTUN AYO SEKOLAH?
AYO SEKOLAH adalah program bantuan pendidikan bagi anak usia sekolah dari keluarga yang kurang mampu di paroki kita. Misi utama AYO SEKOLAH adalah menyambung harapan anak-anak agar terus bersekolah dan memberi mereka kesempatan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa depan. Pada kesempatan ini kami mengetuk hati Bapak/Ibu untuk kerelaannya menjadi orang tua asuh agar program ini bisa berjalan terus dan tidak pernah berhenti. Untuk lebih jelasnya dapat menghubungi Tim Penyantun Ayo Sekolah GKR yaitu: Melani Debbyati Ramli No. HP. 0816 – 1107910 / Ursula Rini Dewanti 0816 – 1889734 / Ernita Miliani 0812 – 18500800

Membuka pendaftaran bagi anak-anak, umat Paroki Gereja Kristus Raja yang membutuhkan bantuan pendidikan mulai dari TK s/d SMA untuk tahun ajaran 2015/2016. Keterangan lebih lengkap dapat menghubungi Sdri. Wina (0818 133 142) atau Lily (0816 139 9925).



IE. KERASULAN KELUARGA & SIE.KERASULAN KITAB SUCI


Bagi umat atau keluarga, yang ingin menyelesaikan masalah perkawinan berkaitan dengan persiapan perkawinan dan pembicaraan seputar masalah keluarga yang lain, bisa menghubungi Bp. Andre Sumariyatmo, ketua SKK di HP no : 0815.9267.355 atau 0819.0820.8446 atau PIN BB : 22F7CC5C.


T I P S


TIPS AGAR TIDAK MENGGANGGU MISA:

1. Datanglah sebelum misa dimulai, sehingga ada kesempatan berdoa sebelumnya.

2. Jika anda terlambat datang dalam misa:
Anda akan mengganggu umat yang sudah lebih dulu hadir jika mencari tempat duduk saat umat yang lain: berlutut, mendengarkan: bacaan atau Injil atau homili, kecuali Petugas tata laksana mengijinkan anda.

3. Jangan mengobrol saat misa:
sekalipun suara anda perlahan (orang dibelakang anda akan terganggu dengan gerak-gerik anda), apalagi jika bersuara; kiri-kanan, depan-belakang akan terganggu.

4. Matikan perangkat gadget anda, hidupkan kembali saat misa selesai.




DATANG TERLAMBAT ATAU NGOBROL SAAT MISA


MENGGANGU UMAT LAINNYA;


PULANG CEPAT == >> MENOLAK BERKAT