* * * Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menjalankannya * * * Gereja Kristus Raja Pejompongan * * * Telp. - 021 573 4375 * * * Fax 021 579 04176

GEREJA KRISTUS RAJA MENJADI "OASE" PERTEDUHAN JIWA













Gereja Kristus Raja

Adalah salah satu Gereja Katolik. Terletak di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat di bawah naungan Keuskupan Agung Jakarta khususnya tergabung dalam wilayah dekenat Jakarta Pusat. Gereja Kristus Raja didirikan sejak tahun 1972 yang sejak awal dikelola oleh Misionaris Kongreasi Hati Maria Tak Bernoda (CICM). Baru pada tahun 2004 paroki Kristus Raja diserahkan kepada imam-imam diosesan. Sejak awal sampai saat ini sudah terdapat 8 pastor yang pernah berkarya (4 pastor- CICM dan 4 pastor projo). Maka genaplah 40 tahun Paroki Kristus Raja pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, Minggu 25 November 2012.


Paroki Kristus Raja adalah bagian dari anggota Tubuh Kristus yang masih terus berjuang menuju kesempurnaan hidup seperti Allah Bapa adalah sempurna. Maka dengan semangat Caritas et Servitio (Kasih dan Pelayanan), marilah kita bertekad untuk semakin setia kepada Kristus Raja sebagai pelindung paroki; menjadi teladan dan semakin berbakti kepada masyarakat khususnya yang miskin dan papa seperti Kristus yang selalu setia kepada seluruh umatnya sampai akhir zaman. Sesuai dengan tema perayaan syukur Hari Ulang Tahun Gereja Kristus Raja : “Kesetiaan Kristus Imam Agung, Teladan Umat Beriman”.



VISI
Menjadi pesekutuan umat yang dinamis dan seimbang dalam iman, harapan dan kasih.


MISI
- Meningkatkan kehidupan di lingkungan-lingkungan dan kelompok-kelompok kategorial dalam membangun komunitas basis.
- Meningkatkan pengetahuan dan penghayatan iman, melalui penyegaran iman yang berkesinambungan.
- Meningkatkan semangat keterbukaan akan pembaharuan dalam mewujudnyatakan habitus baru. (Habitus berasal dari- bahasa Latin yang berarti kebiasaan)
- Meningkatkan keseimbangan antara doa, kasih dan karya dalam hidup menggereja dan bermasyarakat.





GEREJA KATOLIK KRISTUS RAJA "OASE" Di TENGAH KEGERSANGAN KOTA



GEREJA “DAUN” KRISTUS RAJA - OASE PERTEDUHAN JIWA

Perkenankanlah kami umat-Mu mempersembahkan sebuah Gereja, yang sederhana, teduh, agung, indah dan gagah bagi Putra-Mu Tuhan Yesus Kristus, Sang Raja. Sebuah rumah perteduhan bagi jiwa-jiwa yang letih lesu dan berbeban berat untuk mendapatkan kesegaran, bagaikan Oase yang memberikan kesejukan di tengah kegersangan kota.

I Wayan Winten, seniman beragama Hindu.

Karya : Pohon Salib Kristus, Patung Hati Kudus Yesus dan Bunda Maria.
Pohon Salib Kristus merupakan salah satu karya paling unik yang terdapat di Gereja Kristus Raja, Pejompongan. Dibuat dari sebuah batang pohon jati tua yang sudah berusia ratusan tahun dengan ketinggian 8 meter dan di dalamnya diukir Patung Kristus dengan ekspresi hampir wafat, tidak lazim seperti salib pada umumnya. I Wayan Winten, sang seniman, beberapa kali mengalami “taksu” secara spiritual atas karyanya. Taksu sebuah filosofi Bali, secara sederhana berarti enerji yang menghantarkan kita pada sebuah kesaktian. Bukan enerji yang datang begitu saja, melainkan datang lewat ketekunan dan pengabdian sungguh-sungguh. Mengutip komentar Bapak Shindu Hadiprana : “Sesuatu yang berawal dari Tuhan, bila diberdayakan tanpa pamrih, pasti akan menjadi berkat terbesar dan karya terbesar.”


Sebuah pohon besar yang kokoh tidak mungkin berdiri tanpa akar-akar yang kokoh, batang yang menyangga, ranting-ranting dan dedaunan yang mendukung kehidupannya. Begitu pula dalam Paroki Kristus Raja yang baru. Ada banyak sekali akar-akar, ranting dan dedaunan yang menyangga tegaknya gereja ini sehingga terlihat megah dan teduh, yaitu berupa umat-umat yang mau berkorban serta peduli dengan kehadiran gereja baru. Mereka yang meluangkan segenap tenaga dan pikiran dan berhasil mengalahkan egonya untuk terjun langsung dalam kegiatan sosial pembangunan gereja Kristus Raja yang baru. Yang menyerahkan diri mereka untuk diterpa badai pro dan kontra akan berdirinya sebuah bangunan megah ditengah kemajemukan masyarakat Jakarta, khususnya warga Pejompongan.


Doa
Gereja yang kita miliki sekarang adalah jawaban atas doa yang tak kunjung henti dari kita semua. Dalam doa, manusia menyadari keterbatasannya bahwa tidak semua hal dapat dikerjakan sendiri oleh tangan manusia. Dan sungguh nyatalah iman kita bahwa hal yang tidak dapat dikerjakan manusia, dikerjakan oleh Allah.“Do your best and He shall takes the rest!!”

.

Banyak hal yang agak tidak mungkin, menjadi mungkin karena kehadiranNya. Awalnya muncul sejumlah keraguan, tapi berakhir dengan keyakinan. Rasa takut terkalahkan oleh rasa aman dalam perlindungan kasihNya. Inilah buah doa yang kini kita tuai dan kita syukuri. Bahkan, buah doa itu tampil dengan cara cara yang luar biasa, mengena untuk kita dan mereka semua yang berdoa dan ambil bagian dalam pembangunan rumahNya ini.


Cerita berikut dapat menjadi contohnya :

“Beberapa bulan yang silam, seorang tukang bangunan pernah secara pribadi datang kepada saya. Saking segannya
berjumpa dengan seorang romo, ia tidak berani datang ke pastoran dan justru menunggui saya sehabis misa harian di atas jembatan dekat gereja hanya untuk mengucapkan terima kasih dan ucapan syukur yang mendalam. Atas apa? Atas doa yang dikabulkan. Ternyata saat acara tumpengan bersama dengan para tukang bangunan pasca pengecoran basement, ia mengingat betul doa saya yang salah satunya ditujukan untuk kerukunan hidup rumah tangga pada tukang. Dan menurut kisahnya, saat itu ia hampir empat (4) bulan lamanya tidak lagi berbicara dengan istrinya: rumah tangganya di ambang perpecahan. Namun beberapa jam setelah doa bersama dan tumpengan, tak diduga, istrinya di kampung halaman kembali menghubungi dia, dan kini rumah tangga mereka kembali harmonis. Tak hentihentinya ia memegang tangan saya, menundukkan kepala berulang kali dan mengucapkan terima kasih atas doa yang dikabulkan tersebut. Saya trenyuh dan terharu. Dan saya yakin bahwa inilah buah dari doa. Inilah karya Tuhan yang luar biasa bagi mereka yang ikut membangun rumahNya”.



Vatikan Bersiap untuk Ensiklik Lingkungan Hidup

PAUS Fransiskus mengajak setiap orang untuk memberi perhatian kepada persoalan lingkungan hidup.

Berbicara kepada umat setelah doa Angelus hari minggu kemarin (14/6) di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus Fransiskus menghimbau kepada seluruh umat Katolik dan warga dunia untuk bertindak sebagai “Penjaga Ciptaan”. Ajakan ini disampaikan menjelang diterbitkannya Ensiklik tentang Lingkungan Hidup pada hari Kamis (18/6) mendatang.

“Marilah berdoa agar setiap orang dapat menerima pesan ini dan bertumbuh di dalam tanggung jawab terhadap “rumah bersama” yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita”

Rencananya, ensiklik ini akan berjudul “Laudato Si”, dan berfokus pada persoalan lingkungan hidup dan perubahan iklim. Pejabat Vatikan menyebutkan bahwa ensiklik ini adalah dokumen teologis dan bukan politis.

Ensiklik ini oleh banyak pengamat dinilai banyak mengambil perhatian pada permasalahan lingkungan hidup dan kaum miskin/negara-negara miskin. Oleh para ahli lingkungan hidup, ensiklik ini diharapkan akan memberi dorongan dan inspirasi bagi 1,2 milyar umat katolik di seluruh dunia untuk mendesak pemerintah di banyak negara untuk mengadopsi kebijakan yang pro lingkungan hidup. Ensiklik ini dianggap bisa menjadi titik penting yang menempatkan Gereja Katolik bersama para ilmuwan lingkungan hidup pada lini depan pelestarian lingkungan hidup, sebagai kolaborasi antara agama dan ilmu.

Dengan masuk pada wacana perdebatan soal lingkungan hidup, Paus Fransiskus dinilai sedang berusaha meredefinisi sebuah topik sekular (yang biasanya dikupas melalui data ilmiah), menggunakan teologi dan iman. Ensiklik ini nampaknya juga akan memuat kritik terhadap ekonomi, khususnya kapitalisme global yang mengeksploitasi lingkungan dan menciptakan kesenjangan yang besar di masyarakat.

“Kita jelas membutuhkan perubahan arah yang fundamental di dalam melindungi bumi dan warganya, yang mana akan menuntun kita untuk menghormati kemanusiaan,” ungkap Kardinal Peter Turkson, yang ikut serta di dalam menyusun draf ensiklik.




www.sesawi.net


ENGLISH MASS EVERY SUNDAY AT 11.30 AM




ENGLISH MASS GKR 28 Juni 2015
Join our English Mass with " RP Alexius Dwi Widiatna CM."at Gereja Kristus Raja (Jl. Danau Toba no. 56, Pejompongan, Jakarta Pusat), at 11.30 AM. Will see you there and God bless!




PEMIMPIN GEREJA KRISTUS RAJA

Pastor Kepala


Romo Victorius Rudy Hartono

Lahir di Jakarta, Tahbisan Imam 16 Agustus 1999 di Paroki St. Aloysius Gonzaga

Cijantung Jakarta.

1999 - 2002 Studi Licentiat Teologi di FTW Yogjakarta
2002 - 2003 Pastor Rekan Paroki St.Theresia, Menteng
2003 - 2005 Pastor Rekan Paroki St Bonaventura, Pulomas
2005 - 2009 Pastor Kepala Paroki St. Gabriel, Pulogebang
2009 - 2012 Pastor Kepala Paroki St. Bonaventura, Pulomas
2012 - 2013 Kursus bahasa Perancis
2013 - sekarang Ketua Komisi Kateketik KAJ
2013 - sekarang Anggota Tim Karya Pastoral KAJ

2013 - sekarang Moderator Pramuka KAJ





ROMO REKAN


Pastor Rekan


Sekilas Romo Sulistiadi


Melalui SK Bapak Uskup Agung Jakarta, mulai September 2012, kita mempunyai gembala baru yaitu Romo Sulistiadi, Pr. yang menggantikan Romo Thomas Ulun Ismoyo,Pr. Romo kelahiran Solo, 14 April 1964 ini sebelumnya bertugas di Rumah Retret Samadi-Klender. Romo yang telah 21 tahun menjalani panggilan imamat ini mempunyai banyak kegiatan diantaranya :


1. Completorium. Completorium adalah ibadat resmi Gereja Katolik, dan salah satu dari ibadat harian. Seturut ajaran Gereja universal, para uskup Indonesia melalui KWI menegaskan bahwa Completorium adalah doa umat. Yang diwajibkan melakukan memang biarawan-biarawati, tetapi awam juga diperbolehkan. Completorium adalah ibadat malam, yang sudah diselenggarakan sejak Romo Yustinus Sulistiadi Pr bertugas di Paroki St Ignatius. Kelompok ini didirikan pada tahun 2008, dan ditujukan bagi kaum muda.

2. Cultura di Vita. Ketika mendengar Paus YP II akan dibeatifi kasi, Pastor Yustinus Sulistiadi bersama beberapa orang membuat gerakan untuk mengungkapkan rasa syukur melalui aneka doa dan tindakan nyata. Untuk mendukung gerakan tersebut, dibuatlah Sekretariat Bersama Pencinta Spiritualitas Yohanes Paulus II. Sekretariat ini diharapkan bisa menjadi fasilitator pribadi maupun kelompok untuk bersyukur bersama atas beatifi kasi; berdoa agar Beato Yohanes Paulus II dapat segera dikanonisasi menjadi santo. Selain itu, sekretariat juga diharapkan bisa ikut memelihara dan mengembangkan spiritualitas Yohanes Paulus II.

“Orang atau komunitas bebas bergabung menyumbangkan doa, ide, fasilitas, kegiatan, dan lainlain demi tujuan di atas,” jelas Romo Sulis, sapaan akrab Pastor Yustinus Sulistiadi. Imam Diosesan KAJ ini mengaku bahwa gerakan ini ia peroleh saat perenungan dalam retret pribadinya. Setelah mengalami eureka, ia memutuskan, apa pun kegiatannya dan apa pun
medan yang digelutinya, gerakan ini haruslah merupakan usaha yang merawat, memperbaiki, dan membela kehidupan. “Persahabatan pun harus dalam terang itu, kalau mau disebut persahabatan sejati, dan bukan persahabatan kongkalikong atau tebar pesona,” tegasnya.


Romo Sulistiadi , Pr. Pastor Moderator untuk Seksi Pewartaan, BIA / BIR (Bina Iman Anak / Bina Iman Remaja), Komsos (Komunikasi Sosial), Katekese, Liturgi, Putra / Putri Altar, Mudika/OMK (Orang Muda Katolik), Legio Mariae, PDKK (Persekutuan Doa Karismatik Katolik)


PENGUMUMAN PERKAWINAN

PENGUMUMAN KE-TIGA



FRANSISKUS XAVERIUS STEVEN

(dari Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang)
&
MARIA ANASTASIA KARINA ADRIANI SUTEDJA
(dari lingk. St. Andreas)


** Bagi siapa yang mengetahui hal-hal yang menghalangi pernikahan pasangan tersebut,wajib untuk memberitahukan kepada Pastor Paroki Kristus Raja.

PENGUMUMAN PERTAMA

     

HELENA OLIVIA MAKULASA T
(dari lingkungan St. Maria)
&
TEDDY SURYADI
(dari Jakarta)

AGATHA PRISCILLA TEDJA
(dari lingkungan St. Yusuf)
&
DIEGO ENRILE MAMAHIT
(dari Jakarta)

PETRUS NICOLAUS AGUS KURNIADI
(dari lingkungan St. Yohanes)
&
LYDIA INDRIATI
(dari Jakarta)


** Bagi siapa yang mengetahui hal-hal yang menghalangi pernikahan pasangan tersebut,wajib untuk memberitahukan kepada Pastor Paroki Kristus Raja.




PEMBERITAHUAN UMUM & LOWONGAN KERJA



LOWONGAN KERJA





JOB VACANCY
Kami Perusahaan yang Bergerak di Bidang Properti – Mall di Batam , & akan mencari kandidat yang akan ditempatkan di Jakarta Pusat sekitar bundaran H.I untuk Posisi :

Personnal Assistant & General Affairs
Syarat :
- Wanita Max 35 thn
- Min Diploma 3
- Mengerti Filling System
- Inggris min.Pasif
- Bersedia bekerja dibawah tekanan
- Teliti, jujur, cekatan dan memiliki kepribadian yang baik

Kirimkan CV lengkap ke : lowonganfi@gmail.com Up. HRD Division
Ditunggu paling lambat , 06 Juni 2015.




* * Segala hal selain pemasangan lowongan kerja ini di luar tanggung jawab redaksi / webmaster / web-Admin.