GEREJA KRISTUS RAJA MENJADI "OASE" PERTEDUHAN JIWA













Gereja Kristus Raja

Adalah salah satu Gereja Katolik. Terletak di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat di bawah naungan Keuskupan Agung Jakarta khususnya tergabung dalam wilayah dekenat Jakarta Pusat. Gereja Kristus Raja didirikan sejak tahun 1972 yang sejak awal dikelola oleh Misionaris Kongreasi Hati Maria Tak Bernoda (CICM). Baru pada tahun 2004 paroki Kristus Raja diserahkan kepada imam-imam diosesan. Sejak awal sampai saat ini sudah terdapat 8 pastor yang pernah berkarya (4 pastor- CICM dan 4 pastor projo). Maka genaplah 40 tahun Paroki Kristus Raja pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, Minggu 25 November 2012.


Paroki Kristus Raja adalah bagian dari anggota Tubuh Kristus yang masih terus berjuang menuju kesempurnaan hidup seperti Allah Bapa adalah sempurna. Maka dengan semangat Caritas et Servitio (Kasih dan Pelayanan), marilah kita bertekad untuk semakin setia kepada Kristus Raja sebagai pelindung paroki; menjadi teladan dan semakin berbakti kepada masyarakat khususnya yang miskin dan papa seperti Kristus yang selalu setia kepada seluruh umatnya sampai akhir zaman. Sesuai dengan tema perayaan syukur Hari Ulang Tahun Gereja Kristus Raja : “Kesetiaan Kristus Imam Agung, Teladan Umat Beriman”.



VISI
Menjadi pesekutuan umat yang dinamis dan seimbang dalam iman, harapan dan kasih.


MISI
- Meningkatkan kehidupan di lingkungan-lingkungan dan kelompok-kelompok kategorial dalam membangun komunitas basis.
- Meningkatkan pengetahuan dan penghayatan iman, melalui penyegaran iman yang berkesinambungan.
- Meningkatkan semangat keterbukaan akan pembaharuan dalam mewujudnyatakan habitus baru. (Habitus berasal dari- bahasa Latin yang berarti kebiasaan)
- Meningkatkan keseimbangan antara doa, kasih dan karya dalam hidup menggereja dan bermasyarakat.





GEREJA KATOLIK KRISTUS RAJA "OASE" Di TENGAH KEGERSANGAN KOTA






















GEREJA “DAUN” KRISTUS RAJA - OASE PERTEDUHAN JIWA



Perkenankanlah kami umat-Mu mempersembahkan sebuah Gereja, yang sederhana, teduh, agung, indah dan gagah bagi Putra-Mu Tuhan Yesus Kristus, Sang Raja. Sebuah rumah perteduhan bagi jiwa-jiwa yang letih lesu dan berbeban berat untuk mendapatkan kesegaran, bagaikan Oase yang memberikan kesejukan di tengah kegersangan kota.

I Wayan Winten, seniman beragama Hindu.

Karya : Pohon Salib Kristus, Patung Hati Kudus Yesus dan Bunda Maria.

Pohon Salib Kristus merupakan salah satu karya paling unik yang terdapat di Gereja Kristus Raja, Pejompongan. Dibuat dari sebuah batang pohon jati tua yang sudah berusia ratusan tahun dengan ketinggian 8 meter dan di dalamnya diukir Patung Kristus dengan ekspresi hampir wafat, tidak lazim seperti salib pada umumnya. I Wayan Winten, sang seniman, beberapa kali mengalami “taksu” secara spiritual atas karyanya. Taksu sebuah filosofi Bali, secara sederhana berarti enerji yang menghantarkan kita pada sebuah kesaktian. Bukan enerji yang datang begitu saja, melainkan datang lewat ketekunan dan pengabdian sungguh-sungguh. Mengutip komentar Bapak Shindu Hadiprana : “Sesuatu yang berawal dari Tuhan, bila diberdayakan tanpa pamrih, pasti akan menjadi berkat terbesar dan karya terbesar.”


Sebuah pohon besar yang kokoh tidak mungkin berdiri tanpa akar-akar yang kokoh, batang yang menyangga, ranting-ranting dan dedaunan yang mendukung kehidupannya. Begitu pula dalam Paroki Kristus Raja yang baru. Ada banyak sekali akar-akar, ranting dan dedaunan yang menyangga tegaknya gereja ini sehingga terlihat megah dan teduh, yaitu berupa umat-umat yang mau berkorban serta peduli dengan kehadiran gereja baru. Mereka yang meluangkan segenap tenaga dan pikiran dan berhasil mengalahkan egonya untuk terjun langsung dalam kegiatan sosial pembangunan gereja Kristus Raja yang baru. Yang menyerahkan diri mereka untuk diterpa badai pro dan kontra akan berdirinya sebuah bangunan megah ditengah kemajemukan masyarakat Jakarta, khususnya warga Pejompongan.


Doa
Gereja yang kita miliki sekarang adalah jawaban atas doa yang tak kunjung henti dari kita semua. Dalam doa, manusia menyadari keterbatasannya bahwa tidak semua hal dapat dikerjakan sendiri oleh tangan manusia. Dan sungguh nyatalah iman kita bahwa hal yang tidak dapat dikerjakan manusia, dikerjakan oleh Allah.“Do your best and He shall takes the rest!!”

.

Banyak hal yang agak tidak mungkin, menjadi mungkin karena kehadiranNya. Awalnya muncul sejumlah keraguan, tapi berakhir dengan keyakinan. Rasa takut terkalahkan oleh rasa aman dalam perlindungan kasihNya. Inilah buah doa yang kini kita tuai dan kita syukuri. Bahkan, buah doa itu tampil dengan cara cara yang luar biasa, mengena untuk kita dan mereka semua yang berdoa dan ambil bagian dalam pembangunan rumahNya ini.


Cerita berikut dapat menjadi contohnya :

“Beberapa bulan yang silam, seorang tukang bangunan pernah secara pribadi datang kepada saya. Saking segannya
berjumpa dengan seorang romo, ia tidak berani datang ke pastoran dan justru menunggui saya sehabis misa harian di atas jembatan dekat gereja hanya untuk mengucapkan terima kasih dan ucapan syukur yang mendalam. Atas apa? Atas doa yang dikabulkan. Ternyata saat acara tumpengan bersama dengan para tukang bangunan pasca pengecoran basement, ia mengingat betul doa saya yang salah satunya ditujukan untuk kerukunan hidup rumah tangga pada tukang. Dan menurut kisahnya, saat itu ia hampir empat (4) bulan lamanya tidak lagi berbicara dengan istrinya: rumah tangganya di ambang perpecahan. Namun beberapa jam setelah doa bersama dan tumpengan, tak diduga, istrinya di kampung halaman kembali menghubungi dia, dan kini rumah tangga mereka kembali harmonis. Tak hentihentinya ia memegang tangan saya, menundukkan kepala berulang kali dan mengucapkan terima kasih atas doa yang dikabulkan tersebut. Saya trenyuh dan terharu. Dan saya yakin bahwa inilah buah dari doa. Inilah karya Tuhan yang luar biasa bagi mereka yang ikut membangun rumahNya”.
























ENGLISH MASS EVERY SUNDAY AT 11.30 AM



ENGLISH MASS GKR 02 November 2014
Join our English Mass with "RP Albertus Purnomo, OFM" . at Gereja Kristus Raja (Jl. Danau Toba no. 56, Pejompongan,
Jakarta Pusat), at 11.30 AM. Will see you there and God bless!







PELATIHAN RESCUE




Dalam rangka penanggulangan bencana di Indonesia khususnya di tingkat propinsi DKI Jakarta. Paroki Kristus Raja,Pejompongan membentuk satu kelompok di beri nama RANA ( raviva natura ) yang artinya menghidupkan kembali. sejarah berdirinya kelompok ini berawal dari sekelompok orang yang sama-sama memiliki kebiasaan bermain "BRIDGE" dalam permainan kartu. bulan januari 2013 cuaca buruk melanda kota jakarta, dampak dari cuaca buruk itu adalah banjir. dari bencana banjir inilah RD Yustinus Sulistiadi mengambil inisiatif untuk membentuk team yang di beri nama RANA membantu menyelamatkan dan meminimalisir korban banjir. paroki Kristus Raja ini termasuk salah satu paroki yang rawan banjir karna teritorialnya berdekan dengan kali ciragil. begitu pula dengan umat yang berada di sekitar Gereja yang menjadi korban banjir. ada 2 ( dua ) bencana yang sangat rawan, musim panas kebakaran dan musim hujan kebanjiran.



Pasal pertama dalam rescue adalah mampu melihat dan membaca situasi, kondisi serta wilayah yang akan di bantu. sebelum menyelamatkan orang lain team wajib "save" secara pribadi. demi meningkatkan profesionalitas team mengadakan pelatihan rescue di danau bumi perkemahan Cibubur pada bulan april 2013. Alasan Romo Sulis menunjuk Alexander Budi S memimpin pelatihan rescue karna alex sudah di bekali pelatihan-pelatihan rescue yang diadakan oleh KWI. para peserta pelatihan ini adalah team Rana yang terdiri dari Rosi, Petrus, Anton, Pius, Ari dan Caca. adapun team pendukun Acis, Pak Marto ( CDV) Arie dan Era ( paroki jalan Malang ). sebelum memulai aktivitas ini komando mengajak berdoa sebagai bentukpersatuan iman dan pemasanan untuk mencegah terjadinya kram otot dengan metode-metode olahragawan pada umumnya. situasi yang terjadi pada saat itu sangat menegangkan,mengingat para peserta baru kali pertama berenang di danau dan kali pertama mengoprasionalkan perahu. waktu dalam pelatihan ini sangat lama dimulai dari pukul 09.00 wib - 16.30 wib. dalam setiap sesion pelatih meminta waktu untuk istirahat dan evaluasi 10- 15menit. metode yang di berikan ini masih dasar dan ringan mengingat para peserta adalah pemula. selain pelatihan mendayung dan evakuasi korban,team juga mengadakan pelatihan membuat rakit dari bambu dan jerigen yang di laksanakan di halaman Gereja Kristus Raja.





Pelatihan Rescue tim Rana

Manakala musim hujan tiba banyak wilayah di Jakarta yang terendam banjir, termasuk wilayah di Paroki Kristus Raja Pejompongan. Sekitar Gereja Kristus Raja pun termasuk salah satu wilayah di DKI yang rawan banjir. Maklum saja letak gereja hanya berjarak sekitar 50 meter dari Kali Ciragil, sehingga apabila kali tersebut tidak kuat menampung, maka airnya akan meluap. Bulan januari 2013 cuaca buruk melanda kota jakarta, dampak dari cuaca buruk itu adalah banjir. Melihat situasi banjir yang terjadi Pastor Rekan Paroki Kristus Raja Pejompongan: RD Yustinus Sulistiadi mengambil inisiatif untuk membentuk tim yang diberi nama RANA, bertujuan untuk membantu menyelamatkan dan meminimalisir korban banjir. Pemilihan nama RANA (Raviva Natura ) yang artinya menghidupkan kembali. Keberadaan kelompok Rana tidak terlepas dari sekelompok orang yang sering berkumpul di Gereja sambil bermain kartu "BRIDGE" . Hal terpenting dalam rescue adalah mampu melihat dan membaca situasi, kondisi serta wilayah yang akan dibantu dan sebelum menyelamatkan orang lain tim wajib "save" secara pribadi. Untuk meningkatkan kemampuan tim maka pada bulan april 2013 diadakan pelatihan rescue di danau bumi perkemahan Cibubur, sejak pagi hingga sore. Romo Sulis telah menunjuk Alexander Budi S untuk memimpin pelatihan tsb.



Maklum saja dia lah satu-satunya yang pernah beberapa kali mengikuti pelatihan-pelatihan rescue yang diadakan oleh KWI. Para peserta pelatihan ini adalah tim Rana yang terdiri dari Rosi, Petrus, Anton, Pius, Ari dan Caca. Sedangkan tim pendukung adalah Acis, Pak Marto ( CDV) Arie dan Era ( paroki jalan Malang ). Sebelum memulai aktivitas, diawali dengan berdoa sebagai bentu kpersatuan iman serta pemasanan untuk mencegah terjadinya kram otot dengan metode-metode olahragawan pada umumnya. Metode pelatihan yang dijalankan masih dalam tingkat dasar dan ringan seperti pelatihan mendayung dan evakuasi korban, Metode disesuaikan dengan kemampuan para peserta yang bisa dikatakan sebagai pemula. Pelatihan yang berlangsung sejak pukul 09.00 - 16.30 terasa begitu melelahkan dan menegangkan. Maklum saja peserta pelatihan merupakan orang-orang yang baru pertama kali berenang di danau dan juga kali pertama menjalanka perahu karet Dalam setiap sesi, saat istirahat selama 10- 15menit, para pesert melakukan evaluasi . Tim juga juga belajar membuat rakit dari bambu dan jerigen yang di laksanakan di halaman Gereja Kristus Raja Dengan beberapa hal yang dilatih tersebut, setidaknya dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan


Penulis: Alex BS





PEMIMPIN GEREJA KRISTUS RAJA

Pastor Kepala


Romo Thomas Aquinas Murdjanto Rochadi Widagdo, Pr adalah seorang Imam Praja Keuskupan Agung Jakarta. Saat ini Beliau berkarya sebagai Pastor Paroki Pejompongan, tetapi Beliau juga sangat berminat melayani orang-orang sakit dan menderita. Pastoral ruang tamu, pelayanan Misa penyembuhan, dan kelompok doa meditasi Kitab Suci dijadikannya sarana pelayanan bagi mereka yang menderita sakit, stres, atau mengalami kebimbangan iman kepercayaan. Beliau selalu berkata: "Tuhan sangat mencintai mereka yang menderita dan lemah. 



Mereka dipakai untuk menyampaikan kasih-Nya. Biarlah cinta Tuhan semakin dialami oleh banyak orang, karena justru pada saat menderita itulah manusia sangat terbuka dan berharap pada kasih-Nya." Romo Rochadi moderator untuk : SPSE (Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi), Lansia, St.Monika, Wanita Katolik, Koperasi, KKS (Kerasulan Kitab Suci), SKK (Seksi Kerasulan Keluarga), HAK (Hubungan antar Agama dan Kepercayaan).





ROMO REKAN


Pastor Rekan


Sekilas Romo Sulistiadi


Melalui SK Bapak Uskup Agung Jakarta, mulai September 2012, kita mempunyai gembala baru yaitu Romo Sulistiadi, Pr. yang menggantikan Romo Thomas Ulun Ismoyo,Pr. Romo kelahiran Solo, 14 April 1964 ini sebelumnya bertugas di Rumah Retret Samadi-Klender. Romo yang telah 21 tahun menjalani panggilan imamat ini mempunyai banyak kegiatan diantaranya :




1. Completorium. Completorium adalah ibadat resmi Gereja Katolik, dan salah satu dari ibadat harian. Seturut ajaran Gereja universal, para uskup Indonesia melalui KWI menegaskan bahwa Completorium adalah doa umat. Yang diwajibkan melakukan memang biarawan-biarawati, tetapi awam juga diperbolehkan. Completorium adalah ibadat malam, yang sudah diselenggarakan sejak Romo Yustinus Sulistiadi Pr bertugas di Paroki St Ignatius. Kelompok ini didirikan pada tahun 2008, dan ditujukan bagi kaum muda.

2. Cultura di Vita. Ketika mendengar Paus YP II akan dibeatifi kasi, Pastor Yustinus Sulistiadi bersama beberapa orang membuat gerakan untuk mengungkapkan rasa syukur melalui aneka doa dan tindakan nyata. Untuk mendukung gerakan tersebut, dibuatlah Sekretariat Bersama Pencinta Spiritualitas Yohanes Paulus II. Sekretariat ini diharapkan bisa menjadi fasilitator pribadi maupun kelompok untuk bersyukur bersama atas beatifi kasi; berdoa agar Beato Yohanes Paulus II dapat segera dikanonisasi menjadi santo. Selain itu, sekretariat juga diharapkan bisa ikut memelihara dan mengembangkan spiritualitas Yohanes Paulus II.

“Orang atau komunitas bebas bergabung menyumbangkan doa, ide, fasilitas, kegiatan, dan lainlain demi tujuan di atas,” jelas Romo Sulis, sapaan akrab Pastor Yustinus Sulistiadi. Imam Diosesan KAJ ini mengaku bahwa gerakan ini ia peroleh saat perenungan dalam retret pribadinya. Setelah mengalami eureka, ia memutuskan, apa pun kegiatannya dan apa pun
medan yang digelutinya, gerakan ini haruslah merupakan usaha yang merawat, memperbaiki, dan membela kehidupan. “Persahabatan pun harus dalam terang itu, kalau mau disebut persahabatan sejati, dan bukan persahabatan kongkalikong atau tebar pesona,” tegasnya.


Romo Sulistiadi , Pr. Pastor Moderator untuk Seksi Pewartaan, BIA/BIR (Bina Iman Anak/Bina Iman Remaja), Komsos (Komunikasi Sosial), Katekese, Liturgi, Putra/Putri Altar, Mudika/OMK (Orang Muda Katolik), Legio Mariae, PDKK (Persekutuan Doa Karismatik Katolik)




LOWONGAN PEKERJAAN



LOWONGAN PEKERJAAN




LOWONGAN KERJA
Matrikstama Andalan Mitra (MATRIX) is a trading company th-at is specializing in interior and architectural projects. The interior & architectural product ranges from ceiling to flooring materials. from exterior cladding to interior panels. And the service is started from material and design selection to material supply and installation. And in order to keep up with company's growth. we invite professional and talented people to join our team in MATRIX.

SITE SUPER VISOR
1. D 3 / S 1 g r a d u a t e d
2. Majoring in Architecture / Civil Engineering/Interior Design
3. Hard worker with good communication skill
4. Flexible to work well under pressure and tight deadlines
5. Fresh graduates are welcome to apply


PRODUCT SPECIALIST
1. S 1 g r a d u a t e d - Majoring in Architecture / Civil Enginering / Interior Design would be an advantage
2. Highly self-motivated and target oriented, with excellent communication skills
3. Fluent English, both spoken and writen
4. Fresh graduates are welcome to apply.


FINANCE SENIOR STAFF
1. S 1 g r a d u a t e d - Majoring in Finance or Accounting from reputable university.
2. Good administration skill minimum 3 years of experience in finance departement
3. Strong Knowledge of financial standards
4. Detail oriented and systematic
5. Hard wroker, honest, and with good attitude
6. Flexible to work under pressure and tight deadlines

Sent your CV, recent Photo & Contact to:

HR DIVISION MATRIX
Gd.Japfa Comfeed II
Jl. Daan Mogot KM 12 No. 12
Jakarta 11730
Tel: +62 21 5448720
Fax: +62 21 5448717
E-mail: recuitment@matrikstama.com







* * Segala hal selain pemasangan lowongan kerja ini di luar tanggung jawab redaksi / webmaster.